Webinar Series #10 Fakultas Pertanian Unmul Bahas Pemanfaatan Fly Ash untuk Pertanian Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan

Webinar Series #10 Fakultas Pertanian Unmul Bahas Pemanfaatan Fly Ash untuk Pertanian Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan

Samarinda, 28 Juli 2026 – Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman kembali menyelenggarakan Webinar Series #10 dengan mengangkat tema “Pemanfaatan Abu Terbang Batubara (Fly Ash) dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan & Ketahanan Pangan”. Kegiatan ini menjadi ruang berbagi pengetahuan mengenai pemanfaatan fly ash dari sudut pandang akademik, praktik lapangan, regulasi lingkungan, dan ekonomi sirkular.

Webinar dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting dan disiarkan melalui YouTube. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 500 peserta yang terdiri atas mahasiswa, dosen, peneliti, praktisi, serta masyarakat umum. Tingginya jumlah peserta menunjukkan besarnya perhatian terhadap inovasi pemanfaatan hasil samping industri untuk mendukung pertanian yang lebih berkelanjutan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan laporan Ketua Panitia, Andi Suryadi, S.P., M.P., kemudian dibuka secara resmi oleh Wakil Dekan Bidang Akademik Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, Prof. Dr. sc. Agr. Nurhasanah, S.P., M.Si. Pembukaan tersebut menandai dimulainya rangkaian pemaparan dan diskusi mengenai potensi pemanfaatan fly ash secara bertanggung jawab dalam sistem pertanian dan pengelolaan lingkungan.

Screenshot 2026-07-30 140628.png
Screenshot 2026-07-30 140658.png

Diskusi berlangsung interaktif dan dipandu oleh Dr. Nurul Puspita Palupi, S.P., M.Si. selaku moderator. Webinar ini menghadirkan tiga narasumber yang mewakili unsur akademisi, pelaku usaha, dan pemerintah daerah sehingga pembahasan dapat dipahami secara lebih menyeluruh.

Screenshot (140).png

Narasumber pertama, Dr. Ir. H. Fahrunsyah, M.P., selaku Dekan Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, menyampaikan materi berjudul “Pemanfaatan Abu Terbang Batubara (Fly Ash) sebagai Amelioran Tanah dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan dan Ketahanan Pangan”. Materi ini membahas pemanfaatan fly ash sebagai bahan pembenah tanah serta relevansinya terhadap pengelolaan lahan pertanian secara berkelanjutan.

Narsumb 1.png

Selanjutnya, narasumber kedua, Wahyudi dari CV. Gema Tani Etam, menyampaikan materi “Pemanfaatan Fly Ash sebagai Carrier Pupuk Hayati dalam Mendukung Kesehatan Tanah dan Pertanian Berkelanjutan”. Paparan tersebut menyoroti pendekatan praktis pemanfaatan fly ash sebagai media pembawa pupuk hayati untuk mendukung kesehatan tanah dan penerapan teknologi pertanian yang lebih efisien.

Narsumb 3.png

Sebagai narasumber ketiga, Akhmad Rifani, S.P., M.Ling dari Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kutai Kartanegara, menyampaikan materi berjudul “Regulasi, Pengelolaan, dan Peluang Pemanfaatan Fly Ash and Bottom Ash (FABA) dalam Mendukung Pertanian Berkelanjutan dan Ekonomi Sirkular”. Materi ini memberikan perspektif mengenai aspek regulasi, prinsip pengelolaan lingkungan, serta peluang pemanfaatan FABA dalam kerangka ekonomi sirkular.

Narsumb 2.png

Melalui paparan para narasumber, peserta memperoleh wawasan yang komprehensif mengenai pemanfaatan fly ash dan FABA dari perspektif perbaikan tanah, pengembangan pupuk hayati, regulasi lingkungan, hingga ekonomi sirkular. Webinar Series #10 diharapkan dapat memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, pelaku usaha, peneliti, dan masyarakat dalam mengembangkan inovasi yang aman, bertanggung jawab, dan berorientasi pada keberlanjutan pertanian serta ketahanan pangan.

Share: