Fakultas Pertanian Universitas Mulawarman, kembali mengambil langkah nyata dalam hal memperingati Kota Samarinda ke 354 Tahun 2022 ini. Tepat pada hari Sabtu sore, (29/01/2022) bersama jajaran Pemerintah Kota Samarinda, Dinas Lingkungan Hidup Kota Samarinda, Gerakan Memungut Sehelai Sampah Sungai Karang Mumus (SKM) serta beberapa jajaran terkait pendukung lainnya.
Penanaman pohon yang dilakukan wali kota bersama jajaran dan pihak terkait ini merupakan upaya untuk menghijaukan sempadan SKM, sekaligus untuk mengurangi dampak gas rumah kaca akibat pemanasan global.
Dalam rangkaian penanaman pohon di dekat Kampus Universitas Mulawarman Samarinda itu, Andi Harun mengatakan bahwa penanaman pohon yang dilakukan pihaknya masih dalam rangkaian memperingati Hari Jadi Kota Samarinda ke-354 dan HUT Pemkot Samarinda ke-62 tanggal 21 Januari 2022. Di kesempatan hal ini Fakultas Pertanian mengambil peran dalam menyediakan Bibit Endemik Sungai Karang Mumus (SKM) diantaranya tanaman lokal dan khas sungai lainnya yang ditanam seperti bibit pohon singkuang, rambai padi, ulin, kratom, dan spesies lain khas sungai.
“Penanaman pohon di sepanjang sempadan dengan tema ‘Aksi Penghijauan Sempadan Sungai Karang Mumus’ hari ini, hendaknya bukan sekadar seremonial, namun harus dijadikan momentum perubahan untuk menjaga dan menghijaukan lingkungan,” kata Bapak Andi Harun (Walikota Samarinda).
Di lain hal, menurut Ibu Nurrahmani (Kepala DLH Kota Samarinda), penghijauan di bantaran SKM kali ini bibit yang disiapkan untuk penanaman pohon kali ini sebanyak 5.000 bibit khas sempadan sungai, namun karena kondisinya tidak memungkinkan ditanam semua, sehingga hanya 500 bibit yang ditanam, selain itu juga dilakukan untuk tiga segmen dengan total blok tanam tersebar pada tujuh lokasi. Untuk lokasi terpanjang dan lokasinya agak sulit dijangkau adalah di blok pertama yang dilakukan penanaman saat ini. (/fmn)

Sumber Lainnya :
https://wartaharmoni.net/menanam-pohon-berarti-menanam-harapan/