Kurikulum

Rangkuman Kurikulum

Jenis Mata Kuliah SKS Total SKS Kuliah SKS Tugas Akhir Keterangan
Agroekoteknologi
Mata Kuliah Wajib
·       Bidang Kajian Agronomi 143 130 13 Termasuk tugas akhir (13 sks)
·       Bidang Kajian Ilmu Tanah 143 130 13 Termasuk tugas akhir (13 sks)
·       Bidang Kajian Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan 140 127 13 Termasuk tugas akhir (13 sks)
Mata Kuliah Pilihan
·       Bidang Kajian Agronomi 3 20 MK Pilihan yang tersedia adalah sebanyak 20 SKS
·       Bidang Kajian Ilmu Tanah 3 18 MK Pilihan yang tersedia adalah sebanyak 18 SKS
·       Bidang Kajian Ilmu Hama dan Penyakit Tumbuhan 6 26 MK Pilihan yang tersedia adalah sebanyak 26 SKS
Jumlah Total untuk setiap Bidang Kajian 146
Agribisnis
Mata Kuliah Wajib 140 127 13 Termasuk tugas akhir (13 sks)
Mata Kuliah Pilihan
·       Bidang Kajian Agribisnis 8 – 9 38 Mata kuliah pilihan yang tersedia adalah 38 SKS
·       Bidang Kajian Ilmu Komunikasi Pemberdayaan Masyarakat 8 – 9 20 Mata kuliah pilihan yang tersedia adalah 20 SKS
Jumlah Total 148-149
Teknologi Hasil Pertanian
Mata Kuliah Wajib 125 112 13 Termasuk tugas akhir (13 sks)
Mata Kuliah Pilihan 19 49 MK Pilihan yang tersedia adalah sebanyak 49 SKS
Jumlah Total 144
Peternakan
Mata Kuliah Wajib 131 118 13 Termasuk tugas akhir (13 sks)
Mata Kuliah Pilihan 14 50 Mata kuliah pilihan yang tersedia adalah 50 SKS
Jumlah Total 145

Tujuan

Faperta Unmul merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari Universitas Mulawarman. Berdasarkan peringkat rilis tahun 2016, Universitas Mulawarman saat ini termasuk dalam 50 kelompok universitas terbaik menurut BAN-PT dan pemeringkatan tahunan Kemristekdikti. Sebagai rencana pengembangan jangka menengahnya, Universitas mulawarman berencana untuk meningkatkan sarana dan prasarana, kualitas sumberdaya manusia, relevansi terhadap capaian perguruan tinggi, dan invasi yang berguna di masyarakat dalam konteks pola ilmiah pokok kajian tropis.

Sebagai strategi jangka panjang, Universitas Mulawarman bercita-cita untuk mewujudkan diri sebagai World Class University dalam kerangka Pusat Unggulan Ipteks di bidang kajian tropis. Kajian-kajian tropis yang telah menjadi unggulan Universitas Mulawarman berada di bidang agroforestry, produk-produk alami, isu lingkungan dan kesehatan, serta sumber daya perairan.

 

Pola Ilmiah Pokok

Kurikulum di Universitas Mulawarman didasarkan pada upaya pencapaian tujuan Universitas Mulawarman sebagai The World Class University berbasis keunggulan dan kearifan lokal adalah agar:

  • Universitas Mulawarman tumbuh menjadi organisasi belajar (learning organization) berbasis keunggulan dan kearifan lokal sesuai dengan Pola Ilmiah Pokok (PIP) “hutan hujan tropis beserta lingkungannya” untuk meningkatkan sistem dan layanan agar dapat memberikan layanan pendidikan di Indonesia pada umumnya dan di Kaltim pada khususnya dengan jaminan kualitas yang memadai;
  • Masyarakat kampus Universitas Mulawarman selalu dalam nuansa belajar dan saling membelajarkan dengan memperhatikan keunggulan dan kearifan lokal Kaltim, baik di kalangan pimpinan lembaga, dosen, mahasiswa, tenaga administrasi, teknisi dan tenaga fungsional akademik lainnya;
  • Lulusan terdidik dan berbudaya (educated and civillized learnning out comes), artinya bahwa lulusan Universitas Mulawarman memiliki keterampilan akademik, keterampilan teknikal, dan sikap akademik dan profesional yang memadai berbasis keunggulan dan kearifan lokal untuk memasuki peran sosial di masyarakat sebagai lulusan Universitas Mulawarman yang terdidik dan berbudaya dan memiliki daya saing yang tinggi.

 

Standar Kurikulum dan Pengembangannya

Faperta Unmul menerapkan kurikulum berstandar KKNI (competence-based curriculum). Saat ini, Faperta Unmul dalam tahap penyesuaian menuju penerapan KKNI secara menyeluruh dengan bantuan program peningkatan kurikulum oleh Universitas Mulawarman melalui pendanaan Hibah IDB tahun 2017-2019. Tahapan Pengembangan tersebut meliputi:

  • Kegiatan Technical assistance, berupa workshop dengan 3 pembicara nasional.
  • Analisis kebutuhan Kurikulum melalui a.l. kegiatan studi penelusuran alumni (tracer study), analisis kurikulum berjalan dan pengintegrasian PIP ke dalam kurikulum setiap prodi.
  • Studi banding (Comparative Study)
  • Pengembangan paradigma baru Kurikulum: FGD dan workshop
  • Pengembangan Standar Kompetensi Lulusan: FGD dan workshop
  • Pengembangan Standar Isi: FGD dan workshop
  • Pengembangan Standar Proses Pembelajaran: FGD dan workshop
  • Pengembangan Standar Penilaian: FGD dan workshop
  • Pengembangan struktur dan deskripsi kurikulum program studi: FGD dan workshop
  • Pengembangan perangkat kurikulum program studi: FGD dan workshop
  • Pengembangan bahan ajar mata kuliah: a.l. hibah buku dan teaching grant
  • Review dan workshop evaluasi kurikulum.
  • Pengembangan instrumen quality assurance implementasi kurikulum: benchmarking, FGD, seminar, dan workshop