Home Seminar Berkala Seminar Nasional Tantangan dan Peluang Menuju Pertanian Berkelanjutan : SEMNAS Pertanian 2019

Tantangan dan Peluang Menuju Pertanian Berkelanjutan : SEMNAS Pertanian 2019

80

Seminar nasional pertanian 2019 menghadirkan Dr. Ir. H. Isran Noor, M.Si sebagai Keynote Speaker, namun karena berhalangan hadir, beliau diwakili oleh Bapak Dr. Ir. H. Ibrahim, MP (Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Provinsi Kalimantan Timur). Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan demi mewujudkan “Kedaulatan Pangan Kaltim” diharapkan peran serta seluruh masyarakat kalimantan timur. permasalahan yang dihadapi adalah sebagai berikut :

  1. Kurangnya minat masyarakat untuk bertani karena tambang & sawit lebih menjanjikan
  2. Masih rendahnya kemampuan dan pemanfaatan teknologi pengembangan usaha tani
  3. Pemanfaatan alsintan yang belum optimal
    kurangnya irigasi dan minimnya ketersediaan air
  4. kemampuan petani untuk membeli pupuk masih terbatas
  5. masih terbatasnya benih dan bibit unggul
  6. terbatasnya kualitas lahan
  7. penanganan pasca panen dan pengolahan hasil yang belum optimal

Materi dapat didowload pada link berikut Klik Disini

Dr. Ir. Agung Hendriadi, M. Eng (Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian RI) didaulat sebagai narasumber di acara Seminar Nasional Pertanian tahun 2019 ini. beliau menyampaikan materi dengan tema “Tantangan, Peluang dan Strategi Menuju Ketahanan Pangan Indonesia“. Dalam pemaparannya beliau menyampaikan bahwa untuk mewujudkan program ketahanan pangan dan gizi nasional, perlu memperkuat ketahanan ekonomi untuk pertumbuhan yang berkualitas dalam hal ini peningkatan ketersediaan, akses dan kulaitas konsumsi pangan.

Materi dapat didownload pada link berikut Klik Disini

Selain Dr. Ir. Agung Hendriadi, M. Eng (kepala badan ketahanan pangan kementerian pertanian RI), Bapak TO Suprapto (Founder Joglo Tani Yogyakarta) juga didaulat sebagai narasumber dalam acara ini. Beliau menyampaikan bahwa ada 5 modal dasar yang perlu dibangun yaitu Sumber Daya Manusia, Sumber Daya Alam, Sosial, Fisik dan Finansial. Membangun pertanian dengan cara “Gerbang Dewi/Dedi Kampung Raja Mapan” yang dimulai dari Rumah tangga. Dalam penyampaiannya beliau mengatakan pentingnya menjadi orang “GILA” karena orang bodoh kalah dengan orang pintar, orang pintar kalah dengan orang cerdas, orang cerdas kalah dengan orang beruntung, orang beruntung kalah dengan orang nekat, orang nekat kalah dengan orang GILA (Gagasan Ide Langsung Aksi).

Materi dapat didownload pada link berikut Klik Disini

Selain materi dari para narasumber, kami menyediakan Softfile Buku Abstrak Seminar Nasional Pertanian 2019 yang dapat didownload pada link berikut Klik Disini