IG FB YT
Latar Belakang Universitas Mulawarman sebagai universitas regional yang terletak di Kalimantan Timur memiliki prioritas utama sebagai penggerak utama pembangunan jangka panjang di Indonesia, khususnya Kalimantan Timur. Universitas Mulawarman saat ini termasuk dalam kelompok universitas terbaik menurut BAN-PT dan pemeringkatan tahunan Kemristekdikti. Sebagai rencana pengembangan jangka menengahnya, Universitas mulawarman berencana untuk meningkatkan sarana dan prasarana, kualitas sumberdaya manusia, relevansi terhadap capaian perguruan tinggi, dan invasi yang berguna di masyarakat dalam konteks pola ilmiah pokok kajian tropis. Sebagai strategi jangka panjang, Universitas Mulawarman bercita-cita untuk mewujudkan diri sebagai World Class University dalam kerangka Pusat Unggulan Ipteks di bidang kajian tropis. Kajian-kajian tropis yang telah menjadi unggulan Universitas Mulawarman berada di bidang agroforestry, produk-produk alami, isu lingkungan dan kesehatan, serta sumber daya perairan. [caption id="" align="aligncenter" width="768"] Dosen tamu dari IPB, Prof. Dr. Made Astawan dalam rangka Workshop dan Seminar Nasional Tempe dan Kesehatan, tahun 2016.[/caption] Dalam kerangka membangun kekhususan dibidang kajian tropis, Universitas Mulawarman mendapat dukungan Kemenristekdikti melalui pengembangan Pusat Unggulan Ipteks Kajian Tropis dengan pinjaman lunak Islamic Development Bank (IDB). Universitas Mulawarman Universitas Mulawarman bersama dengan Universitas Negeri Jember (Jember), Universitas Negeri Malang (Malang), dan Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Serang) berupaya untuk membangun konsorsium penelitian sebagai puncak pencapaian dari pengembangan Pusat Unggulan Ipteks Kajian Tropis yang sejalan dengan Pola Ilmiah Pokok yang selama ini ditekuni. Untuk itu, diperlukan penguatan-penguatan internal, salah satunya dengan re-orientasi kurikulum menuju keunggulan kompetitif di dalam kajian tropis.   Landasan Filosofis Kurikulum Universitas Mulawarman dikembangkan dengan filosofi sebagai berikut: (1) Pendidikan adalah suatu proses pemanusiaan peserta didik dalam harkat dan martabat kemanusiaannya. Pendidikan ditujukan untuk mengembangkan kecerdasan spiritual kecerdasan hati, kecerdasan intelektual, kecemerlangan akademik, melalui pendidikan disiplin ilmu baik secara instructional effect dan nurturant effect; (2) Pendidikan adalah merupakan transformasi budaya, pendidikan berakar pada budaya bangsa untuk membangun kehidupan bangsa masa kini dan masa mendatang. Peserta didik adalah pewaris budaya bangsa yang kreatif; (3) Pendidikan adalah untuk membangun kehidupan masa kini dan masa depan yang lebih baik. [caption id="attachment_576" align="aligncenter" width="468"] RPJM Universitas Mulawarman[/caption]   Prinsip Pengembangan Inovasi pembelajaran berbasis keunggulan dan kearifan lokal ini didasarkan pada enam prinsip, yaitu:
  1. Berpusat pada potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya. Kurikulum dikembangkan berdasarkan prinsip bahwa mahasiswa memiliki posisi sentral untuk mengembangkan kompetensinya agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab. Untuk mendukung pencapaian tujuan tersebut pengembangan kompetensi peserta didik disesuaikan dengan potensi, perkembangan, kebutuhan, dan kepentingan peserta didik serta tuntutan lingkungan.
  2. Memperhatikan keragaman karakteristik mahasiswa, budaya dan kondisi wilayah. Pengembangan pembelajaran ini dilakukan tanpa membedakan agama, suku, budaya dan adat istiadat, serta status sosial ekonomi dan gender. Kurikulum meliputi substansi komponen muatan wajib kurikulum, muatan lokal, dan pengembangan diri secara terpadu, serta disusun dalam keterkaitan dan kesinambungan yang bermakna dan tepat antar
  3. Keseimbangan antara kepentingan nasional dan kepentingan daerah. Kurikulum Universitas Mulawarman dikembangkan dengan memperhatikan kepentingan nasional dan kepentingan daerah untuk membangun kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Kepentingan nasional dan kepentingan daerah harus saling mengisi dan memberdayakan sejalan dengan motto Bhineka Tunggal Ika dalam kerangka Negara Kesatuan Republik Indonesia.
  4. Berfokus pada revitalisasi kurikulum yang untuk menciptakan lulusan yang kompetitif. Pengembangan pembelajaran dilakukan diantaranya peningkatan aspek kelembagaan, kurikulum dan proses sistem pembelajaran, rekrutmen calon mahasiswa, penguatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan infrastruktur, sistem penjamin Selain itu, pengembangan kurikulum ini juga dalam kerangka menyiapkan lulusan Universitas Mulawarman dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). Implementasi MEA akan menguji kesiapan dan daya saing serta produktivitas lulusan.
  5. Bertumpu pada Implementasi inovasi pengembangan sistem pendidikan dan pembelajaran berbasis keunggulan dan kearifaan loka diimplementasikan dalam kerangka pembelajaran berbasis lingkungan dunia nyata, pengembangan lingkungan belajar virtual, peningkatan sumber belajar, peningkatan kapasitas dan produktivitas ilmiah-publikasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia dalam pelaksanaan paradigma pendidikan, peningkatan kapasitas penjaminan mutu pendidikan, dan peningkatan kapasitas dan infrastruktur teknologi informasi.
  6. Berkemampuan untuk menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman. Berdasarkan kekuatan sejarah pendidikan di Indonesia dan karakteristik belajar, mahasiswa saat ini membutuhkan fasilitas pembelajaran multi-modality, layanan cepat, belajar kapan saja dan di mana Inovasi pembelajaran yang dapat mengakomodasi kebutuhan mahasiswa tersebut dapat dilakukan dengan berbasis keunggulan dan kearifaan lokal dengan student centered learning (SCL). Berbasis keunggulan dan kearifaan lokal bertujuan untuk mencapai kemampuan belajar untuk belajar (learning to learn).
  [caption id="attachment_577" align="aligncenter" width="640"] Penelitian mahasiswa di Fakultas Pertanian[/caption]  
Pengembangan Standar Kurikulum Faperta Unmul menerapkan kurikulum berstandar KKNI (competence-based curriculum). Saat ini,  Faperta Unmul dalam tahap penyesuaian menuju penerapan KKNI secara menyeluruh dengan bantuan program peningkatan kurikulum oleh Universitas Mulawarman melalui pendanaan Hibah IDB tahun 2017-2019. Tahapan Pengembangan tersebut meliputi:
  • Kegiatan Technical assistance, berupa workshop dengan 3 pembicara nasional.
  • Analisis kebutuhan Kurikulum melalui a.l. kegiatan studi penelusuran alumni (tracer study), analisis kurikulum berjalan dan pengintegrasian PIP ke dalam kurikulum setiap prodi.
  • Studi banding (Comparative Study)
  • Pengembangan paradigma baru Kurikulum: FGD dan workshop
  • Pengembangan Standar Kompetensi Lulusan: FGD dan workshop
  • Pengembangan Standar Isi: FGD dan workshop
  • Pengembangan Standar Proses Pembelajaran: FGD dan workshop
  • Pengembangan Standar Penilaian: FGD dan workshop
  • Pengembangan struktur dan deskripsi kurikulum program studi: FGD dan workshop
  • Pengembangan perangkat kurikulum program studi: FGD dan workshop
  • Pengembangan bahan ajar mata kuliah: a.l. hibah buku dan teaching grant
  • Review dan workshop evaluasi kurikulum.
  • Pengembangan instrumen quality assurance implementasi kurikulum: benchmarking, FGD, seminar, dan workshop